https://igsedutopia.blogspot.com/

Minggu, 08 April 2018

Menstimulus Matematika Logis pada Anak

Pada dasarnya setiap anak dianugerahi kecerdasan dan membawa potensi dan keunikan masing-masing Menurut Howard Gardner dalam buku Mulitiple Intelligence terdapat delapan kecerdasan yaitu kecerdasan linguistik (verbal/bahasa), kecerdasan matematis logis, kecerdasan visual, kecerdasan musical, kecerdasan kinestetik jasmani, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan natural . 

Salah satu yang akan kita bahasa adalah mengenai kecerdasan matematika logis. Gardner mendefinisikan kecerdasan matematika logis sebagai kemampuan penalaran ilmiah, perhitungan  secara matematis, berpikir logis, penalaran induktif/deduktif dan ketajaman pola-pola abstrak serta hubungan-hubungan. Dapat diartikan juga kemampuan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kebutuhan matematika sebagai solusinya.


Pada umumnya matematika dihubungkan hanya dengan hitung-hitungan yang sifatnya kognitif seperti perkalian, pembagian, pecahan dan opersi atau rumus matematika lainnya. Dan salah kaprahnya di dunia pendidikan dan kebanyakan keluarga juga lebih banyak menstimulus matematika logis dengan memberikan pelajaran berhitung sejak kecil. Padahal berhitung hanya menjadi sebagian kecil saja dari stimulus untuk merangsang kecerdasan matematika logis, sebelumnya harus ada pijakan-pijakan yang dilalui

Dibawah ini ada beberapa cara menstimulus matematika logis di lingkungan sekitar anak :

● Bermain Pasir
Dengan bermain pasir anak belajar untuk melakukan pengukuran atau estimasi berat, lebih berat atau lebih ringan dengan menuang dan menakar, dimana hal tersebut juga ada dalam konsep matematika.

● Bermain di dapur
Dengan mengajak anak bermain di dapur ternyata juga menegenalkan ana kpada konsep mengelompokan seperti misalnya mengelompokan sayur yang sesuai dengan warna. Kemudian mengajarkan konsep berhitung misalnya ada tiga buah tomat dipakai untuk memasak satu buha sisanya ada berapa. Membuat kue bersama juga kaya akan proses matematika logis seperti menimbang, menakar dan menghitung waktu lamanya kue matang.
 

● Belajar memahami kuantitas
Ketika ada kolam ikan di halaman sekolah dihitung berapa jumlah ikan yang ada disana, dapat juga mengenal konsep waktu ketika ikan dimasukan masih kecil sampai berukuran besar membutuhkan berapa lama waktunya.

● Belajar mengenalkan konsep perbandingan, kecepatan, konsep panjang dan berat

Anak dapat belajar seperti menanyakan mana yang lebih besar ukuranya roti bolu atau donat. Mengenalkan juga mana yang lebih cepat mobil atau motor, mana yang lebih tinggi anatar pohon kelapa atau rambutan dan mana yang lebih berat anatara sekarng beras dengan sekantung gula pasir.
 
● Belajar konsep uang dengan kegiatan berjualan

Dalam kegiatan ini anak belajar mengenal tentang mata uang kemudian penambahan dan pengurangan misalkan ketika ada pembeli membeli lebih dari satu maka harganya menjadi berapa kemudian kembaliannya berapa


Demikian contoh-contoh kegiatan untuk menstimulus matematika logis anak, dan ternyata sanyat banyak di sekitar kita. Sekolah Islamic Green School juga memberikan perhatian pada kegiatan memberi stimulus untuk kecerdasan matematika logis bagi anak, pembelajaran yang dilakukan dengan slogan “Learning is fun” dengan berbagai kegiatan yang melibatkan semua indera dengan sarana belajar yang ada di lingkungan sekitar sekolah.



Sumber bacaan
www.sinarmentari4u.blogspot.com/2011/11/kecerdasan-logika-untuk-anak.html?m=1
Materi kuliah bunda sayang Institut Ibu Profesional



 




  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar